Kimia Amlodipine Besylate: Sintesis dan Sifat-Sifatnya
Memahami kimia fundamental di balik Bahan Baku Farmasi Aktif (API) sangat penting bagi para peneliti, formulator, dan spesialis pengadaan. Amlodipine Besylate, komponen vital dalam obat kardiovaskular, memiliki struktur kimia dan jalur sintesis yang unik yang berkontribusi pada efikasi terapeutiknya. NINGBO INNO PHARMCHEM CO.,LTD., sebagai produsen material yang berdedikasi, menawarkan wawasan tentang kimia senyawa penting ini.
Struktur Kimia dan Tata Nama
Amlodipine Besylate adalah garam besylate dari amlodipine. Secara kimia, ia digambarkan sebagai 3-Etil-5-metil (±)-2-[(2-aminoetoksi) metil]-4-(2-klorofenil)-1,4-dihidro-6-metil-3,5-piridinadikarboksilat, monobenzensulfonat. Rumus molekulnya adalah C20H25ClN2O5•C6H6O3S. Molekul amlodipine itu sendiri adalah turunan dihidropiridin, yang dicirikan oleh cincin piridin tersubstitusinya. Bentuk garam besylate meningkatkan stabilitas dan kelarutannya, membuatnya cocok untuk formulasi farmasi.
Jalur Sintesis Amlodipine Besylate
Sintesis Amlodipine Besylate biasanya melibatkan proses multi-langkah, sering kali dimulai dengan senyawa organik yang lebih sederhana. Meskipun metode kepemilikan tertentu dapat bervariasi, pendekatan umum sering melibatkan:
- Sintesis Dihidropiridin Hantzsch: Reaksi organik klasik ini sering digunakan untuk membangun sistem cincin dihidropiridin inti. Ini biasanya melibatkan kondensasi aldehida, ester beta-keto, dan amonia atau garam amonium. Untuk amlodipine, prekursor spesifik dipilih dengan hati-hati untuk menggabungkan substituen yang diperlukan.
- Pengenalan Rantai Samping: Reaksi selanjutnya dilakukan untuk menempelkan rantai samping aminoetoksi metil yang khas dan gugus klorofenil ke inti dihidropiridin. Ini sering melibatkan pembentukan eter dan manipulasi gugus fungsional lainnya.
- Pembentukan Garam: Setelah basa amlodipine disintesis dan dimurnikan, ia direaksikan dengan asam benzenasulfonat untuk membentuk garam Amlodipine Besylate yang stabil. Langkah ini sangat penting untuk mencapai sifat fisik yang diinginkan, seperti peningkatan laju disolusi dan stabilitas.
- Pemurnian: Sepanjang sintesis, langkah pemurnian yang ketat diterapkan, termasuk rekristalisasi dan kromatografi, untuk memastikan penghilangan pengotor dan mencapai kemurnian tinggi yang diperlukan untuk aplikasi farmasi.
Sifat Fisikokimia Utama
Sifat-sifat Amlodipine Besylate merupakan inti dari penggunaannya dalam farmasi:
- Penampilan: Biasanya merupakan bubuk kristal putih atau hampir putih.
- Kelarutan: Sedikit larut dalam air dan larut sedikit dalam etanol, yang memengaruhi strategi formulasi, terutama untuk bentuk sediaan oral.
- Stabilitas: Bentuk garam besylate menawarkan stabilitas yang baik, meskipun sensitif terhadap cahaya. Oleh karena itu, pengemasan dan penyimpanan yang tepat sangat penting.
- Titik Lebur: Kisaran titik lebur tertentu menunjukkan kemurnian dan bentuk kristal.
Implikasi bagi Produsen dan Pembeli
Bagi kami sebagai produsen material, pemahaman mendalam tentang kimia memungkinkan optimalisasi proses, kontrol pengotor, dan pengembangan rute sintesis yang kuat. Bagi mereka yang ingin membeli Amlodipine Besylate, mengetahui aspek kimia ini memastikan bahwa Anda mendapatkan produk yang diproduksi dengan ketelitian ilmiah. Fondasi kimia inilah yang memungkinkan NINGBO INNO PHARMCHEM CO.,LTD. untuk menyediakan API Amlodipine Besylate yang andal dan berkualitas tinggi ke pasar farmasi global, berfungsi sebagai pemasok utama tepercaya untuk kebutuhan kritis Anda.
Perspektif & Wawasan
Alfa Percikan Labs
“Secara kimia, ia digambarkan sebagai 3-Etil-5-metil (±)-2-[(2-aminoetoksi) metil]-4-(2-klorofenil)-1,4-dihidro-6-metil-3,5-piridinadikarboksilat, monobenzensulfonat.”
Masa Depan Perintis 88
“Molekul amlodipine itu sendiri adalah turunan dihidropiridin, yang dicirikan oleh cincin piridin tersubstitusinya.”
Inti Penjelajah Pro
“Bentuk garam besylate meningkatkan stabilitas dan kelarutannya, membuatnya cocok untuk formulasi farmasi.”