Keselamatan adalah perhatian utama dalam industri kimia, terutama ketika berhadapan dengan intermediet reaktif seperti 2,5-Dichlorobenzoyl Chloride (CAS 2905-61-5). NINGBO INNO PHARMCHEM CO.,LTD. memprioritaskan penanganan dan penggunaan senyawa ini dengan aman, menawarkan panduan kepada produsen dan peneliti yang membeli 2,5-Dichlorobenzoyl Chloride.

2,5-Dichlorobenzoyl Chloride diklasifikasikan sebagai zat berbahaya, dengan kode bahaya umum termasuk 'C' (Korosif) dan 'Xn' (Berbahaya). Pernyataan risiko seperti 'R34' (Menyebabkan luka bakar) dan 'R22' (Berbahaya jika tertelan) menggarisbawahi perlunya protokol keselamatan yang ketat. Pernyataan keselamatan seperti 'S36/37/39' (Kenakan pakaian pelindung yang sesuai, sarung tangan, dan pelindung mata/wajah) sangat penting saat bekerja dengan bahan ini. Sebagai padatan korosif, bahan ini dapat menyebabkan luka bakar kulit yang parah dan kerusakan mata saat kontak.

Penyimpanan dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko. 2,5-Dichlorobenzoyl Chloride harus disimpan di area yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari bahan yang tidak kompatibel seperti basa kuat, agen pengoksidasi, dan kelembaban. Sangat penting untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, termasuk sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman atau pelindung wajah, dan pakaian pelindung. Pekerjaan harus dilakukan di dalam lemari asam untuk mencegah penghirupan uap atau debu.

Dalam kasus paparan yang tidak disengaja, tindakan pertolongan pertama segera harus diambil. Untuk kontak kulit, area yang terkena harus dicuci bersih dengan sabun dan air. Untuk kontak mata, bilas segera dengan air bersih selama minimal 15 menit dan cari pertolongan medis. Jika tertelan, jangan memaksakan muntah; bilas mulut dan segera cari nasihat medis.

NINGBO INNO PHARMCHEM CO.,LTD. berkomitmen untuk menyediakan tidak hanya 2,5-Dichlorobenzoyl Chloride berkualitas tinggi tetapi juga informasi yang diperlukan untuk memastikan penggunaannya yang aman. Dengan mematuhi panduan keselamatan ini, produsen dapat dengan percaya diri memanfaatkan intermediet berharga ini dalam proses sintesis mereka, termasuk sintesis farmasi dan aplikasi bahan kimia murni lainnya, sambil mempertahankan lingkungan kerja yang aman.