Bagi para profesional yang terlibat dalam sintesis agrokimia atau aplikasi bahan kimia halus lainnya, pemahaman spesifikasi teknis bahan baku yang tepat adalah mutlak. Asam 3,6-Dikloro-2-hidroksibenzoat (CAS 3401-80-7) adalah zat antara krusial, dan sifat-sifatnya menentukan keberhasilan proses hilir. Artikel ini membahas detail teknis utama yang perlu dipertimbangkan oleh pembeli, ahli kimia, dan formulator saat mencari senyawa ini.

Identitas dan Sifat Kimia: Senyawa ini, yang secara kimia dikenal sebagai asam 3,6-dikloro-2-hidroksibenzoat, memiliki rumus molekul C7H4Cl2O3 dan berat molekul 207.01100. Strukturnya, turunan dari asam salisilat, menampilkan dua atom klorin dan satu gugus hidroksil pada cincin benzena, memberikan reaktivitas spesifik. Sifat fisik dan kimia utama yang sering disebut meliputi titik leleh sekitar 195°C (dengan dekomposisi), titik didih sekitar 306.7°C pada 760 mmHg, dan densitas 1.665 g/cm³. Parameter-parameter ini krusial untuk desain proses dan penilaian keselamatan. Sebagai contoh, titik nyalanya sebesar 139.3°C memberikan informasi penting untuk protokol penanganan dan penyimpanan.

Parameter Kemurnian dan Kualitas: Kegunaan industri Asam 3,6-Dikloro-2-hidroksibenzoat sangat bergantung pada kemurniannya. Produsen terkemuka umumnya menjamin kemurnian uji (assay) ≥99.0%. Selain itu, kehilangan pengeringan yang rendah, biasanya ≤0.5%, menunjukkan kadar air minimal, yang sangat penting untuk reaksi anhidrat. Luas permukaan polar (PSA) sebesar 57.53000 dan nilai LogP sebesar 2.39720 memberikan wawasan tentang kelarutan dan perilaku partisinya, yang memengaruhi pilihan formulasi dan pelarut reaksi. Spesifikasi terperinci ini sangat penting bagi ilmuwan R&D dan spesialis pengadaan yang bertujuan untuk membeli Asam 3,6-Dikloro-2-hidroksibenzoat yang memenuhi standar kualitas ketat.

Tampilan dan Kemasan: Secara visual, senyawa ini digambarkan sebagai bubuk berwarna putih hingga krem muda. Konsistensi tampilan ini seringkali menjadi indikator awal kualitas produk. Kemasan standar biasanya berupa drum 25kg, format umum untuk zat antara kimia industri. Namun, fleksibilitas dalam desain kemasan dapat menjadi pembeda utama bagi pemasok, memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan pelanggan spesifik, mulai dari kuantitas R&D yang lebih kecil hingga pesanan industri dalam jumlah besar. Saat mencari produsen di Tiongkok, mengkonfirmasi detail kemasan dan penanganan ini penting untuk integrasi yang mulus ke dalam alur kerja Anda.

Aplikasi Industri: Aplikasi utama untuk senyawa ini adalah sebagai zat antara pestisida, khususnya untuk sintesis herbisida Dikamba (CAS: 1918-00-9). Struktur kimianya dibuat khusus untuk konversi ini, menjadikannya komponen yang sangat diperlukan dalam rantai pasok agrokimia. Pemahaman spesifikasi ini memastikan bahwa ketika Anda membeli Asam 3,6-Dikloro-2-hidroksibenzoat, Anda memperoleh material yang dioptimalkan untuk penggunaan industri yang dimaksudkan, sehingga meningkatkan efisiensi dan hasil proses produksi Anda.