Etidium bromida (EtBr), diidentifikasi dengan nomor CAS 1239-45-8, adalah agen interkalasi fluoresen sintetis yang telah menjadi fundamental bagi teknik biologi molekuler selama beberapa dekade, terutama dalam visualisasi asam nukleat. Struktur kimianya, sistem cincin fenantridin planar dengan gugus etilamino, memungkinkannya untuk menyisip di antara pasangan basa DNA untai ganda (dsDNA). Interkalasi ini adalah kunci kegunaannya sebagai pewarna visualisasi DNA.

Fluoresensi Etidium Bromida meningkat secara signifikan setelah berikatan dengan DNA. Ketika molekul EtBr bebas dalam larutan, fluoresensinya relatif rendah. Namun, setelah interkalasi ke dalam heliks DNA, molekul menjadi lebih kaku dan lingkungannya menjadi hidrofobik, melindunginya dari molekul air yang meredupkan fluoresensi. Hal ini menghasilkan peningkatan intensitas fluoresensi yang dramatis, biasanya memancarkan cahaya oranye-merah ketika tereksitasi oleh radiasi ultraviolet (UV), biasanya sekitar 300-360 nm. Properti ini menjadikannya alat yang sangat baik untuk mendeteksi DNA dalam gel agarosa atau poliakrilamida setelah elektroforesis.

Deteksi pita DNA yang diwarnai dengan EtBr umumnya dilakukan menggunakan transiluminator UV. Gel, yang biasanya dijalankan dalam buffer yang mengandung EtBr atau diwarnai pasca-elektroforesis, ditempatkan pada transiluminator. Fluoresensi oranye yang dipancarkan dari pita DNA kemudian ditangkap menggunakan fotografi atau sistem pencitraan digital. Sensitivitas EtBr memungkinkan deteksi fragmen DNA sekecil beberapa nanogram per pita. Meskipun sangat efektif, penting untuk diingat bahwa EtBr juga merupakan mutagen yang diketahui, dan prosedur penanganan yang tepat sangat penting.

Memahami spektrum eksitasi dan emisi EtBr sangat penting untuk memilih peralatan pencitraan yang sesuai. Puncak serapan biasanya diamati pada 210 nm dan 285 nm dalam larutan berair, dengan puncak emisi fluoresensi sekitar 605 nm ketika terikat pada DNA. Profil spektral spesifik ini berarti bahwa transiluminator dan filter UV standar cocok untuk visualisasi. Para peneliti di NINGBO INNO PHARMCHEM CO.,LTD. menyediakan Etidium Bromida, mematuhi standar kualitas yang memastikan kinerja yang andal untuk aplikasi deteksi penting ini. Meskipun alternatif ada, protokol yang sudah mapan dan efektivitas biaya EtBr terus menjadikannya reagen yang relevan di banyak laboratorium, asalkan langkah-langkah keselamatan diikuti dengan ketat.