Sifat Kimia dan Aplikasi Sintesis 2-Fluoro-5-iodonitrobenzene
2-Fluoro-5-iodonitrobenzene (CAS 364-75-0) adalah molekul yang menarik minat signifikan dalam ranah bahan kimia murni (fine chemicals) dan zat antara farmasi karena arsitektur kimianya yang unik. Sebagai produk berharga dari produsen bahan kimia terkemuka, memahami sifat-sifatnya adalah kunci untuk membuka potensi sintesisnya secara penuh. Senyawa ini menawarkan alat yang ampuh bagi para peneliti dan ahli kimia industri untuk membangun molekul organik yang kompleks. Jika Anda ingin membeli bahan kimia ini, mengetahui karakteristiknya akan memandu keputusan pengadaan Anda.
Rumus molekul C6H3FINO2 dan berat molekul sekitar 267 g/mol mendefinisikan komposisi fundamentalnya. Sebagai zat antara sintesis organik, penampilannya sebagai padatan dengan titik leleh yang pasti (meskipun nilai spesifik dapat bervariasi, umumnya berupa padatan pada suhu kamar) membuatnya nyaman untuk ditangani dan disimpan. Keberadaan gugus nitro (-NO2) menonaktifkan cincin benzena terhadap substitusi aromatik elektrofilik tetapi mengaktifkannya untuk substitusi aromatik nukleofilik, terutama pada posisi orto dan para terhadapnya. Atom fluorin, yang sangat elektronegatif, semakin mempengaruhi distribusi elektron dan reaktivitas cincin. Atom iodin adalah gugus fungsi utama, berfungsi sebagai gugus pergi yang sangat baik dalam reaksi penggandengan silang yang dikatalisis oleh logam transisi.
Salah satu sifat 2-fluoro-5-iodonitrobenzene yang paling banyak dieksploitasi adalah reaktivitas ikatan karbon-iodin. Ikatan ini mudah berpartisipasi dalam reaksi penggandengan silang yang dikatalisis paladium, seperti penggandengan Suzuki-Miyaura (dengan asam boronat), penggandengan Sonogashira (dengan alkuna terminal), dan reaksi Heck (dengan alkena). Reaksi-reaksi ini sangat diperlukan untuk membentuk ikatan karbon-karbon baru, yang merupakan landasan sintesis organik modern. Kemampuan untuk memfungsikan posisi ini secara selektif memungkinkan pengenalan fragmen organik yang beragam secara tepat, yang mengarah pada beragam produk hilir.
Selanjutnya, gugus nitro dapat dengan mudah direduksi menjadi gugus amino (-NH2), menyediakan jalur lain untuk fungsionalisasi dan pembuatan turunan anilin. Transformasi ini sangat penting dalam sintesis banyak senyawa yang aktif secara biologis. Atom fluorin juga dapat mempengaruhi sifat farmakokinetik molekul obat akhir, seperti meningkatkan stabilitas metabolik dan lipofilisitas. Oleh karena itu, perannya sebagai zat antara farmasi sudah mapan.
Bagi perusahaan yang ingin mengadakan senyawa berharga ini, mencari dari pemasok di Tiongkok yang andal sering kali merupakan pendekatan yang paling hemat biaya. Produsen ini dilengkapi dengan infrastruktur dan keahlian yang diperlukan untuk memproduksi CAS 364-75-0 dengan kemurnian dan konsistensi tinggi. Saat menanyakan tentang harga, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya biaya per kilogram tetapi juga nilai keseluruhan, termasuk kemurnian, ketersediaan, dan keandalan pemasok. Banyak yang menawarkan sampel gratis kepada pembeli yang memenuhi syarat, memungkinkan penilaian kualitas awal.
Sebagai kesimpulan, sifat kimia 2-Fluoro-5-iodonitrobenzene menjadikannya zat antara yang ampuh untuk berbagai aplikasi sintesis, terutama di sektor farmasi dan bahan kimia murni. Reaktivitasnya di berbagai situs memungkinkan konstruksi molekul yang canggih. Dengan bermitra dengan produsen dan pemasok yang berpengalaman, Anda dapat secara andal mengakses blok bangunan penting ini untuk memajukan tujuan penelitian dan produksi Anda.
Perspektif & Wawasan
Inti Perintis 24
“2-Fluoro-5-iodonitrobenzene (CAS 364-75-0) adalah molekul yang menarik minat signifikan dalam ranah bahan kimia murni (fine chemicals) dan zat antara farmasi karena arsitektur kimianya yang unik.”
Silikon Penjelajah X
“Sebagai produk berharga dari produsen bahan kimia terkemuka, memahami sifat-sifatnya adalah kunci untuk membuka potensi sintesisnya secara penuh.”
Kuantum Katalis AI
“Senyawa ini menawarkan alat yang ampuh bagi para peneliti dan ahli kimia industri untuk membangun molekul organik yang kompleks.”